Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Kerja Ekstrinsik terhadap Kinerja Karyawan dengan Lingkungan Kerja Non Fisik sebagai Variabel Intervening di Rumah Sakit Permata Kuningan
Keywords:
Kepemimpinan Transformasional, Motivasi Kerja Ekstrinsik, Lingkungan Kerja Non Fisik, Kinerja Karyawan, Analisis JalurAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja ekstrinsik terhadap kinerja karyawan dengan lingkungan kerja non fisik sebagai variabel intervening pada Rumah Sakit Permata Kuningan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 175 responden melalui metode random sampling dari total populasi 311 karyawan per Mei 2025. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif, regresi berganda, dan path analysis menggunakan bantuan software SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan sebesar 3,367. Motivasi kerja ekstrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan sebesar 2,539. Kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap lingkungan kerja non fisik sebesar 3,693. Motivasi kerja ekstrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap lingkungan kerja non fisik sebesar 7,642. Lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan sebesar 6,044. Lingkungan kerja non fisik secara signifikan mengintervening pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan sebesar 2,713. Dan Lingkungan kerja non fisik secara signifikan mengintervening pengaruh motivasi kerja ekstrinsik terhadap kinerja karyawa sebesar 4,931. Penelitian ini menyimpulkan bahwa baik secara langsung maupun tidak langsung, kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja ekstrinsik memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja karyawan, dengan lingkungan kerja non fisik sebagai mediator yang memperkuat hubungan tersebut. Implikasi dari penelitian ini memberikan dasar strategis bagi manajemen dalam membangun lingkungan kerja yang positif dan gaya kepemimpinan yang inspiratif untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja.